Api Ini Telah Merubah India Menjadi "Neraka", Dia Baru Akan Padam 3000 Tahun Lagi! Kehidupan Penduduk di Sana Akan Membuatmu "Berlinang Air Mata"!


Kota Jharia terletak di bagian timur laut India, sebuah daerah yang kaya akan batu bara ini telah menjadikan penduduknya hidup dalam keadaan yang serba melimpah dan hidup nyaman dan keadaan berubah sejak api ini datang menyapa ratusan tahun dan mengubah Jharia menjadi sebuah "neraka".
Kejadian awalnya terjadi pada tahun 1916, saat sebuah pertambangan tua mendapatkan penanganan yang salah saat ditutup dan akhirnya membakar dan melahap sisa-sisa batu bara yang ada di pertambangan tersebut.
25 tahun lalu, sekitar tahun 1990, api itu telah merobohkan dinding pertambangan dan menciptakan "lubang api raksasa". Kemunculan lubang "neraka" itu setidaknya telah menelan 250 rumah penduduk hanya dalam waktu 2 jam. Dari kejadian ini, setiap tahunnya dari lokasi kejadian telah melepaskan sebanyak ribuan ton karbon dioksida ke atmosfer yang menjadi sumber utama pencemaran udara di India.
Sampai saat ini, masih ada penduduk Jharia yang tinggal di 70 titip api yang tersebar di sekiat lubang api raksasa tersebut. Itulah sebabnya kenapa banyak di antara penduduk Jharia yang mengalami gangguan pernapasan dan penyakit kulit pada tahap yang cukup parah.
Seorang ilmuwan sekaligus fotografer, Johnny Haglund kelahiran Norwegia, tinggal di Jharia dengan tujuan ingin mendokumentasikan kejadian di Jharia. Selama tinggal di sana, ia menyatakan bahwa setiap pulang kerja, pasti kulit dan bajunya dipenuhi oleh abu batu bara dan sangking panasnya, ia merasakan seolah wajahnya pun ikut terbakar.
Bukan hanya berdampak buruk bagi kesehatan, namun lubang api itu dapat membawa "kematian」"bagi penduduk di sana, terutama bagi mereka yang bekerja sebagai penambang di sekitar lubang api tersebut.
Banyak penambang yang terluka saat mereka bekerja dan bahkan banyak di antara mereka yang terjatuh dan tewas di dalam lubang api saat menambang batu bara.
Yang lebih menyedihkan adalah banyak penambang-penambang yang masih anak-anak yang berumur 6-7 tahun berjalan tanpa alas kaki, membawa batu bara dan menghirup udara beracun setiap harinya.
Para ilmuwan memperkirakan bahwa lubang api Jharia baru akan benar-benar padam pada 3.800 tahun kelak.
Para sahabat Cerpen, tidak ada yang bisa kita lakukan selain berdoa, supaya penduduk di Jharia diberikan kekuatan untuk menghadapi hari-hari mereka dan berdoa supaya keadaan tidak semakin memburuk.

Related Posts

aneh 481693962389136023

Posting Komentar

Search

flo

Labels